Tips melatih si kecil memanjat

Praktek membuat kita sempurna ketika memanjat dan menyeimbangkan. Biarkan anak Anda mencoba hal yang baru tapi harus selalu dekat bayi anda di setiap saat.

  • Tugas anda sebagai orang tua adalam menyediakan sarana, memberi kesempatan dan pengawasan tanpa perasaan cemas anak terjatuh. Anda dapat menyediakan kursi yang cukup kuat sehingga saat anak memanjat, kursi tidak terdorong. Latih juga anak untuk memilih kursi yang aman untuk dipanjat.
  • Anda juga dapat menjadi sarana untuk dipanjat oleh anak. Misalnya, anak diajak untuk memijat ayah dengan cara “menginjak-injak” punggung ayah. Bunda mengawasi di sebelahnya sehingga ketika ia kehilangan keseimbangan, anda tinggal menangkapnya agar ia tidak terjatuh.
  • Tumpuklah beberapa bantal berukuran besar di lantai, lalu ajak ia untuk mencoba menaiki tumpukan bantal tersebut.
  • Dampingi saat memanjat. Setelah memanjat, kadang-kadang anak tidak dapat turun sendiri. Bisa saja ia minta diturunkan. Bantulan dan ajarkan si kecil cara turun yang tepat agar ia tidak jatuh.
  • Jangan menjerit. Saat anda melihat anak memanjat teralis misalnya, jangan tunjukkan ekspresi terkejt. Tetaplah tenang, dekati si kecil dan awasi dia. Jeritan anda dapat membuat anak kaget dan tidak mustahil ia malah terjatuh.

Setiap anak berkembang pada kecepatannya sendiri, jadi jika balita Anda tidak memenangkan balapan bermain dengan 18 bulan, hal itu belum tentu menjadi perhatian selama Anda memberikan banyak kesempatan untuk bermain motorik kasar. Jika balita Anda lebih suka bermain, itu bagus, tapi jangan dipaksa dan dengan mencoba banyak mainan yang berbeda dan kegiatan yang akan menarik dia bergerak.