/ 1 tahun

Tips melatih si kecil berjalan dan berlompat

Kebanyakan bayi mengambil langkah-langkah pertama mereka antara 9 dan 12 bulan dan berjalan dengan baik pada saat mereka berusia 14 atau 15 bulan. Jangan khawatir jika anak Anda membutuhkan waktu sedikit lebih lama, meskipun. Beberapa anak yang normal tidak berjalan sampai mereka berusia 16 atau 17 bulan. Selama tahun pertamanya, bayi Anda sibuk mengembangkan koordinasi dan kekuatan otot di setiap bagian tubuhnya. Dia akan belajar untuk duduk, berguling, dan merangkak sebelum pindah ke menarik dan berdiri di sekitar 9 bulan.

Berjalan

- Beri anak kesempatan berjalan sebanyak-banyaknya dengan salah satu atau kedua tangan si kecil memegang tangan anda. - Sediakan perabot, seperti kursi yang kokoh dan tidak mudah bergeser, yang dapat menjadi tumpuannya untuk berdiri dan merambat. Lindungi perabot yang berujung dengan karet pengaman sehingga benda-benda yang sama tinggi dengan si kecil tak membahayakannya kala ia membenturnya. - Letakkan mainan favoritnya dalam jarak tertentu. Iming-imingi anak agar mau berjalan, walaupun sambil berpegangan, untuk meraih mainan tersebut. - Berikan anak mainan yang dapat didorong sebagai alat bantunya belajar berjalan. Semangati agar ia merasa gembira. - Beri anak pujian dan dukungan terhadap usahanya untuk berjalan tanpa dibantu.
Melompat
- Mulailah melatih si kecil melompat. Keterampilan melompat dibutuhkan dalam aktifitas bermain dan olahraga. - Anda dapat meletakkan bola-bola kecil plastik berderetan di sepanjang area yang anak dilaluinya. Buatlah jarak antar bola cukup jauh. Ajak si kecil melompati bola-bola tersebut tanpa menginjaknya. Beri pujian jika ia mampu melakukannya. Jika si kecil belum bisa, ulangi lagi di lain waktu. - Anda juga dapat menggunakan trampolin untuk melatih si satu tahun melompat. Genggam tangannya dan lompat-lompatlah bersama atau anda cukup duduk saja. Jangan berada jauh darinya. Untuk membuat suasana latihan menyenangkan, putar lagi riang yang dapat mengiringi gerakan si kecil. - Latihan di alam terbuka juga dapat dilakukan, misalnya melompati batu-batu kecil yang ada di taman. Untuk memancing minat anak agar mau melakukan gerakan ini memang membutuhkan contoh. Jadi, sebaiknya anda melakukannya terlebih dahulu.