Masalah masalah Pada Kulit Bayi

Kulit bayi baru lahir sangat sensitif dan mudah teriritasi oleh sentuhan pakaian atau alas tidur. Masalah ringan di kulit seperti itu biasanya tidak perl dicemaskan. Salah atu masalah kulit yang terbanyak dialami bayi adalah ruam popok, yang mudah diatasi. Ruam atau ketidaknormalan lain di kulit yang tidak jelas penyebabnya atau timbul lebih dari beberapa hari, perlu segera diperiksakan ke dokter, terutama bila si bayi tampak tidak sehat.

**Tanda lahir**
Kebanyakan bayi memiliki beberapa bintik atau tanda pigmental. Tanda lahir bisa mengejutkan pada orangtua, namun kebanyakan tidak berbahaya. Beberapa tanda lahir akan hilan atau semakin memudar bersama waktu. Tanda lahir yang tidak menghilan bisa disembuntikan dengan kosmetik atau pada beberapa kasus, dengan bedah laser.
**Tanda Stroberi**
Tanda yang menebal merah terang bisa timbul dimanapun di tubuh bayi. Tanda ini sering tumbuh cepat di bulan bulan pertama usia si bayi, namun kemudian menyusut di tahun kedua, dan biasanya menghilang tanpa bekas di tahun ke 8. Bila timbul tanda ini di dekat mata atau bibir bayi anda, segera periksakanlah ke dokter karena penanganan dini akan bisa mencegahnya tumbuh dan mengganggu penglihatan atau pola makan si bayi.
**Bercak biru Mongolia**
Tanda seperti memar ini kadang-kadang timbul di punggung dan bokong bayi berkulit gelap dan hilang sendiri di tahun kedua
**Bercak anggur port**
Bercak rata merah atau ungu ini bisa ditemukan di bagian tubuh mana pun. Bercak ini tidak hilang sendiri, namun bisa berkurang dengan bedah laser
**Tanda bangau**
Tanda bangau adalah alur rata merahmuda di wajah dan belakan leher. Tanda ini biasanya memudar dalam beberapa minggu atau tertutup oleh rambut.
**Ruam popok**
Ruam popok pernah dialami hampir semua bayi. Hal ini terutama umum terjadi setelah diare, namun juga bisa timbul bila kulit teriritasi oleh popok basah cukup lama. Anda bisa membantu menghilankan ruam popok dengan langkah langkah berikut :
- Biarkan sesering mungkin si bayi bermain tanpa memakai popok, lebih barik setidaknya sekali sehari. - Basuhlah kulit di dareah popok dengan air, keringkan baik-baik, dan hindari pemakaian lap berperwangi - Gantilahpopoknya sesering mungkin. Keringkan setiap ceruk lipatan kulit bayi baik baik. - Oleskan krim penolak air, misalnya jeli atau minyak kastor. - Bila anda memakaikan popok kain, pastikan sudah terbilas bersih dan hindari deterjen biologis.
Konsultasikan ke dokter bila ruamnya menjadi lepuh, berair, menjadi tukak atau tidak hilang dalam beberapa hari.
**Kulit bayi baru lahir**
Kulit bayi baru lahir sangan lembut dan mudah teriritas. Jangan gunakan sabun atau lap pembasuh sampai ia berusia di atas 6 minggu,karena hal itu bisa membuat kulitnya kering. Biasanya air sudah cukup untuk membasuh daerah ompol dan beberapa tetes minyak bayi di air mandinya akan cukup untuk bisa membantu mencegah kulit kering.
Ada beberapa masalah di kulit yang biasa terjadi pada bayi, antara lain :
- Bercak kulit yang sebagian disebabkan oleh terlihatnya pembuluh darah karena kurangnya lemak di bawah kulit dan sebagian lagi karena belum matanya peredaran darah sehingga aliran darah belum merata. - Milia – bintik putih di hidung dan pipi yang disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar sebaseus di kulit. Bintik ini akan hilang sendiri tanpa diobati dalam beberapa minggu. - Mengelupasnya kulit di tangan dan kaki. Dengan lembut usapkan lotion emolien ke bagian yang terkena - Urtikaria – ruam bintik berpusat putih dan dikelilingi warna merah yang segera menghilang sendiri tanpa diobati. - Ruam panas – bintik bintik merah kecil, seringkali di wajah dan dada. Jaga agar si bayi tidak kegerahan. Tidak diperlukan pengobatan.